Blog Daiji Ten

Review & Tips Blog

Informasi Transfusi Darah

Transfusi Darah

Blog Daiji Ten – Proses transfusi darah ialah suatu aksi kedokteran dimana darah pendonor hendak diambil serta digunakan buat seorang yang memerlukan darah. Pastinya keputusan buat melaksanakan transfusi darah merupakan perihal yang baik sebab mendonorkan darah berarti kita sudah menyelamatkan orang lain. Bukan cuma buat penerima donor saja, seorang yang mendonorkan darahnya pula sudah menunjang dirinya buat jadi lebih sehat. Soalnya, dengan melaksanakan donor darah secara teratur, hingga hendak terdapat bermacam khasiat kesehatan yang dapat kita miliki.

Saat sebelum melaksanakan transfusi darah, pastinya terdapat sebagian perihal yang butuh kita perhatikan, misalnya semacam memandang apa saja syarat- syarat harus yang butuh dicoba saat sebelum menjajaki prosedur donor dan sehabis menjajaki prosedur donor. Biar lebih jelas, ayo ikuti pembahasan yang terdapat di dasar ini!

 

Syarat- syarat buat jadi pendonor darah:

  1. Sehat secara jasmani serta rohani.
  2. Berumur minimun 17 serta optimal 65 tahun.
  3. Mempunyai berat tubuh minimun 45 kg.
  4. Mempunyai tekanan darah sistolik minimun 100- 170, sedangkan itu tekanan darah diastolik 70- 100.
  5. Mempunyai kandungan hemoglobin antara 12, 5 gram/ dl hingga 17 gram/ dl.
  6. Rentang waktu antar donor minimun sepanjang 12 pekan ataupun 3 bulan semenjak donor darah lebih dahulu, sedangkan itu optimal pendonor dapat mendonorkan darahnya sepanjang 5 kali dalam 1 tahun.

Nah, apabila tidak penuhi ketentuan tersebut, hingga kita belum dapat melaksanakan donor darah. Tidak hanya syarat- syarat di atas, kita pula tidak dapat mendonorkan darah apabila kita mempunyai keadaan kesehatan tertentu, misalnya semacam mempunyai penyakit kanker, hipertensi, diabet mellitus, jantung, paru- paru, hepatitis B serta C, sifilis, epilepsi, dan HIV/ AIDS. Seorang yang sempat mengenakan narkoba serta kecanduan alkohol pula tidak diperbolehkan buat mendonorkan darah.

Sebagian keadaan pula dapat membuat kita menunda proses donor darah, misalnya semacam kala kita lagi flu serta demam. Kita dianjurkan buat menunda sepanjang 1 pekan apabila hadapi flu ataupun demam. Tidak hanya itu, ada pula keadaan lain yang dapat membuat kita menunda proses donor darah, semacam:

– cabut gigi, dimana kita wajib menunda sepanjang 5 hari semenjak kita sembuh

– memperoleh pembedahan kecil, dimana kita wajib menunda sepanjang 6 bulan supaya pulih

– melaksanakan transfusi darah dimana kita wajib menunggu sepanjang 1 tahun

– badan yang ditato, ditindik, ditusuk jarum, dan memperoleh transplantasi mewajibkan kita buat menunggu sepanjang 1 tahun

– sehabis melahirkan, dimana kita baru dapat donor darah sehabis 6 bulan

– sehabis kita berakhir menyusui, dimana kita baru dapat donor darah sehabis 3 bulan

– apabila kita menderita malaria, hingga kita dimohon buat menunggu sepanjang 3 bulan semenjak kita sembuh

– apabila kita berkunjung ke wilayah endemis malaria, hingga kita baru boleh mendonorkan darah sehabis 12 bulan

– apabila kita mempunyai kontak erat dengan pengidap hepatitis, hingga kita butuh menunggu sepanjang 12 bulan buat dapat donor darah

– apabila kita menderita tifus, hingga kita baru dapat mendonorkan darah sehabis 6 bulan

– apabila kita baru memperoleh vaksin, hingga kita baru dapat donor darah sehabis 8 minggu

– apabila kita mempunyai indikasi alergi, hingga wajib menunggu 1 pekan sehabis indikasi tersebut sembuh

– apabila kita mempunyai peradangan kulit di bagian yang hendak ditusuk jarum, hingga butuh menunggu 1 pekan sehabis sembuh

 

Saat sebelum melaksanakan donor darah, butuh dikenal pula kalau volume darah hendak menyusut. Hingga dari itu, berarti buat banyak minum air putih saat sebelum melaksanakan donor darah.